Tuesday, 6 November 2012

Penyakit Hati, bukan Sirosis, Liver maupun Hepatitis

 Penyakit Hati, bukan Sirosis, Liver maupun Hepatitis

Saat itu ketika kmu bru saja terbngun dari tidurmu dan mendapati hati terluka parah dan menganga.
Engkau begitu merasakan sakit yg tak tertahankan, pilu rasanya sampai kamu tak sanggup lagi bernafas.
Engkau mencoba mengingat apa sbenarny yg tlah terjadi, tapi ketika engkau ingin mengingat lukamu bertambah parah dan darah mu mengucur, begitu sakit sangat sakit. Sampai sampai engkau lebih memilih kematian ketimbang harus hidup dengan menanggung kesakitan.

Tapi Tuhan masih mengijinkan mu hidup, jadi engkau menjalani hidup tanpa perasaan, kekosongan yang tampak dimatamu. Pilu itu masih terus menyerangmu. Pernah suatu kali kamu mencoba membunuh dirimu, namun kamu masih selamat.
Fisikmu kini sudah berubah gadis. Kamu yang dulu cantik, dan wjahmu selalu bersinar ketika kamu tertawa tidak ada lg.
Kini engkau bagai mayat hidup.

Sampai suatu saat engkau bertemu dengan seorang pemuda. Ia begitu iba melihat wajahmu yg seperti mati. Ia berkenalan dengan mu, engkau terima tapi tak pernah sejenak pun kamu menganggap dia ada. Engkau sibuk dengan duniamu, engkau sibuk dengan hatimu yang masih menganga. Engkau sibuk memikirkan cara untk mengakhiri hidupmu.

Bersambung........

No comments :

Post a Comment